Dampratan blak-blakan raja Spanyol terhadap presiden Venezuela menjadi nada panggil laris di seluruh Spanyol.(bbcindonesia.com)

Sekitar 500.000 orang diperkirakan telah men-download hujatan yang memuat kata-kata “mengapa kamu tidak tutup mulut?” menghasilkan pemasukan sekitar 1,5 juta ero (hampir Rp20 miliar)

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Cangkir, kaus t-shirt dan situs internet yang mengangkat adu kata-kata juga mendatangkan keuntungan.

Di Venezuela, sekelompok mahasiswa yang menentang pemerintahan Chavez juga men-download nada dering tersebut, lapor salah satu koran Amerika.

“Ini bentuk protes,” kata seorang mahasiswa di ibukota Venezuela, Caracas kepada Miami Herald. “Ini sesuatu yang banyak orang ingin katakan kepada si presiden.”

Perusahaan-perusahaan yang menjual nada dering itu menghindari masalah hukum berkaitan dengan hak citra raja Spanyol dengan menggunakan suara aktor untuk menyuarakan kata-kata sang raja.

‘Tidak manusiawi’

Chavez menyebut mantan perdana menteri Spanyol Jose Maria Aznar, sekutu dekat Presiden Amerika Serikat George W Bush, seorang fasis, dan menambahkan “orang fasis itu tidak manusiawi. Ular itu lebih manusiawi.”

PM Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero kemudian menyatakan: “[Mantan Perdana Menteri] Aznar dipilih secara demokratis oleh warga Spanyol dan wakil resmi bangsa Spanyol.”

Ketika Chavez berulang kali mencoba menginterupsi, sang raja menjulurkan badan ke depan dan mengatakan; “Mengapa kamu tidak tutup mulut?”.

Sengketa ini merebak ketika Chavez menyatakan sang raja “lalai” dan menanyakan kalau-kalau dia tahu jauh sebelumnya soal kudeta 2002 terhadap dirinya.

Presiden Chavez belakang menuding raja Spanyol “arogan”, namun dia tidak menghendaki krisis politik dengan Spanyol serta menambhakan dia hanya menginginkan kepala negara Venezuela dihormati.

Spanyol menyatakan harapan hubungan diplomatik biasa akan segera pulih dengan Venezuela.